“HOW TO TRAIN YOUR DRAGON”
Ni
film dimulai dari bangsa yang sedikit aneh. Yaitu bangsa viking, yang
telah berperang dengan para naga yang suka malingin ternak serta
persediaan makanan orang-orang viking selama lebih dari 300 tahun
lamanya.
Di film ini diceritakan bangsa viking yang dipimpin oleh seorang viking yang kuat, macho,
dan dikenal keberaniannya. Memiliki seorang anak yang culun, cungkring
kayak tulang ikan, dan gak berotot seperti bangsa viking lainnya. Nama
anaknya Hiccup.
Suatu
hari saat peperangan antara para maling bersayap (para naga) dengan
bangsa viking, Hiccup yang diam-diam menyelinap pergi dan ngikut-ngikut
berperang, berhasil menjatuhkan seekor naga legendaris bernama “Night
Fury” ke hutan. Sayangnya pas ketauan pergi secara diam-diam, para warga
gak percaya kalau Hiccup berhasil menembak Night Fury. Jelas aja mereka
ngomong “hahaha, gak mungkin lah anak sepertimu yang ***** bisa bla bla
bla dst……”, wajar aja, belum pernah ada yang bisa nangkep Night Fury
sih (misterius). Belum lagi pas kena damprat ma bokapnya.
Karena
kenakalan anaknya yang menunjukan kalau dia pingin banget bisa membasmi
naga seperti viking lainnya. Akhirnya ayahnya setuju untuk
menyekolahkan anaknya di akademi yang melatih para petarung pembasmi
naga. Di akademi itu terdapat 5 orang murid (si kembar ada 2, si gendut,
si cowo hidung belang, dan si cewe cantik yang ditaksir sama Hiccup)
yang juga ikut akademi. Disana jelas keliatan, yang paling pinter
bertarung itu ya si cewe cantik yang namanya Astrid, yang paling sedikit
kemajuannya tentu saja si kurus, Hiccup.
Hiccup
lemah terhadap naga karena ia pernah membebaskan Night Fury, hasil
tangkapannya itu di hutan, saat sehari setelah ia berhasil nembak Night
Fury dan dimarahi penduduk desa. Ia merasa tak mampu untuk membunuh naga
itu karena kasian saat ngeliat tatap mata Night Fury yang terlihat
ketakutan gitu (apalagi Night Fury itu imut & Lucu gitu bagiku,
hehehe), sama dengan Hiccup yang takut terhadap Night Fury dalam keadaan
terikat walaupun ia membawa pisau. Ia berencana untuk berteman dengan
Night Fury dan membuatkan sayap baru sebagai gantinya telah memutuskan
sayap di ekor Night Fury. Pokoknya keliatan lucu deh setelah mereka
temenan.
Hubungannya
dengan Night Fury membuat Hiccup mendapat banyak pengetahuan tentang
naga. Sehingga ia menjadi yang terbaik di akademinya dan sempat membuat
Astrid iri dan berniat untuk mengintai apa-apa saja yang sudah dilakukan
oleh Hiccup yang sering terlihat agak mencurigakan itu.
Astrid-pun
tau, dan awalnya sempet kesel juga sama Hiccup sebelum diajakin terbang
bareng dan ngeliat suasana yang romantis gitu di angkasa (ceileh,, ini
adegan saat Astrid udah mulai suka ma Hiccup). Dia janji bakal ngejaga
rahasia antara Hiccup dan toothless
(nama Night Fury yang dikasih ma Hiccup). Yah, Hiccup tau kalau naga
itu sebenernya gak jahat. Mereka Cuma membela diri aja karena diserang
oleh warga viking. Juga terpaksa mencuri karena dipengaruhi oleh
penguasa naga yang sebesar gunung, yang ceritanya kalo gak ngasi makanan
ke dia, para nagalah yang sebagai ganti menjadi makanannya (kasian
banget). Hiccup tau apa yang terjadi setelah ia pergi ke sarang naga
bareng si Astrid. Ini semakin membuat Hiccup ingin berteman dengan naga
dan semakin dapat masalah dengan para viking.
Benar
saja, setelah ayahnya tau, beliau kesal banget. Yang awalnya bangga
karena hiccup udah jadi yang terbaik di akademinya sekarang ia menjadi
penghianat di bangsanya dengan berteman dengan naga. Ayahnya pun
berhasil menangkap Night Fury dan menyuruhnya untuk menunjukan jalan
kepada para pasukannya ke sarang naga (adegan saat ngeliat toothless
paling kasian). Saat kejadian itupun Hiccup berusaha menyelamatkan
toothless dan ayahnya yang segera menyerbu naga raksasa, dengan cara
mempersatukan teman-teman di akademinya untuk menyusul ke sarang naga
dengan naga yang baru dikenalkan pada mereka saat itu.
Benar
saja, pasukan ayahnya menghadapi kesulitan dengan naga raksasa itu.
Hiccup pun berhasil menolong toothless dan menyerang naga raksasa (yang
nolong sih ayahnya saat sudah percaya). Ia juga berhasil menjatuhkan
naga jahat itu dengan merelakan sayap ekor toothless yang dibuatnya, dan
kakinya (tragis juga dramatis).
Perjuangan
Hiccup membuat Ayahnya, teman-temannya, Astrid, guru akademinya, para
naga, juga para viking lainnya kagum padanya (aku juga). Ia rela untuk
menjadi orang yang disalahpahamkan (diaanggap musuh) oleh orang-orang
sukunya guna untuk menunjukan kebenaran yang ia ketahui dan sukunya
belum ketahui… Ia yakin pada kebenarannya terhadap naga, aku juga yakin
terhadap blog pertamaku ini yang bahasanya sedikit* gak jelas. :D
Ini Cuma sekilas aja,, Moga kalian suka ma cerita aslinya…
Maklum kalo bahasaku ini campur adul,, hahahaha,, cuma ini yang bisa ku tulis. :)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar